Kamis, 18 November 2021

KAMIS ,18 NOV 2021


MATERI AJAR PENGAYAAN TEMA 3 ( Thursday, 18th November 2021 )

 PESAN UNTUK ORANG TUA

Assalamualaikum. wr wb 

Selamat pagi, apa kabar Ayah/Bunda? Semoga Ayah/Bunda senantiasa dalam keadaan sehat. 

Ayah/Bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk mematuh protokol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 dan wabah demam berdarah. Semangat mendampingi putra putrinya di rumah sangat luar biasa. 

Pembelajaran kita masih ada yang dilaksanakan secara daring dn secara langsung walaupun hanya 50%, jadi mohon bimbingan Ayah/Bunda untuk terus mendampingi ananda dalam melakukan aktivitas pembelajaran di rumah yang daring.

Siswa yang PTM 50 % masih sesuai dengan prokes yaa😍😍😍



Materi ajar

SOAL PENGAYAAN TEMA 3




Bismillah... 

Assalamualaikum anak sholeh dan sholeha.. 

Apa kabarnya hari ini? 

Semoga semua sehat dan senantiasa diberkahi oleh Allah SWT yaa... 

Nah, sholeh sholeha jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu kita mulai lagi belajar aktif, walaupun hari ini kita masih PJJ nih...  pembelajaran kita. 

Tapi sebelum belajar, alangkah baiknya kita simak tausiyah terlebih dahulu yaa... 😊

Jika kalian sudah selesai menyimak tausiyah nya, yuk dilanjut dhuha dan Murojaah ya.... 

Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya! Jangan lupa ucapkan tolong bila minta bantuan, ucapkan maaf apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan terima kasih.


Tujuan pembelajaran

1.   Siswa mampu mengidentifikasi materi dari Tema 3 dan mampu mengerjakan soal pengayaan.


Literasi


Dibawah ini rangkuman materi Tema 3 dan ( soal pengayaan yang dikerjakan jawaban nya saja tetapi diberi keterangan )


RANGKUMAN MATERI TEMA 3

Pembelajaran Tema 3

TEMA 3 PKN

3.2 pelaksanaan kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban termasuk juga anak. Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima. Sementara itu, kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan menurut aturan yang berlaku. Kewajiban dan hak harus dilaksanakan dengan seimbang agar tidak terjadi diperoleh setelah melaksanakan kewajiban. Berikut adalah hak dan kewajiban anak di rumah, di sekolah, dan di lingkungan.

A. Hak Anak di Rumah

1. Hak Mendapatkan Kasih Sayang
Seperti yang telah diuraikan di atas, mendapatkan kasih sayang adalah hak anak. Saat masih kecil, ibu selalu menyuapi, menjaga, dan memeluk dengan penuh kasih sayang dan ayah selalu mengajak bermain.

Setelah anak tumbuh besar, kedua orang tua akan tetap menyayangi, walaupun dengan cara yang
berbeda. Ibu tidak lagi menyuapi, tetapi ia selalu menyiapkan makanan yang bergizi agar anak dapat tumbuh sehat dan kuat. Ayah juga selalu bekerja keras mencari nafkah agar kebutuhan keluarga dapat terpenuhi.

Kasih sayang yang telah diberikan oleh orang tua harus disyukuri dengan cara menghormati dan menghargai mereka. Sebagai anak kita juga harus berterima kasih atas segala bentuk kasih sayang yang telah mereka berikan.

2. Hak Mendapatkan Perlindungan

Apa yang dirasakan saat harus berjalan di bawah terik matahari? Tentu akan merasa kepanasan. Dan apa pula yang dirasakan saat harus berjalan di bawah hujan deras? Tentu kita akan jatuh sakit dan jatuh sakit.

Artinya, manusia membutuhkan perlindungan dari segala hal yang dapat membahayakan dan membuat kita sakit. Anak juga berhak mendapatkan perlindungan berupa tempat tinggal yang sehat dan nyaman, baju yang layak, serta keamanan agar dapat tumbuh dengan baik. Orang tua berkewajiban memberikan perlindungan tersebut sesuai dengan kemampuannya.

3. Hak untuk Bermain

Tentu kita dapat merasakan, bahagianya saat bermain dengan teman-teman. Kita dapat melakukan berbagai hal yang kita sukai. Masa anak-anak adalah masa bermain yang akan dilewati oleh setiap orang. Bermain adalah hak setiap anak. Saat bermain, seringkali anak membuat ruangan menjadi kacau atau berantakan. Oleh karena itu, setelah bermain selesai, ia harus merapikan kembali ruangan dan barang-barang yang telah dipakai. Setelah dirapikan, ruangan kembali bersih dan rapi sehingga semua orang merasa nyaman.


4. Hak Mendapatkan Kesehatan

adalah sesuatu yang sangat penting bagi kita. Saat tubuh kita sehat, kita dapat belajar, bermain, dan mengerjakan segala sesuatu dengan nyaman. Sebaliknya, saat tubuh kita sakit, kita tidak mungkin dapat belajar dengan baik. Kita juga tidak mungkin bisa bermain saat badan kita sakit. Kesehatan adalah hak anak. Saat sakit anak berhak mendapatkan pengobatan yang terbaik agar bisa kembali sehat.

5. Hak Mendapatkan Pendidikan

adalah usaha sadar agar setiap anak agar dapat tumbuh menjadi orang yang berguna. Orang tua mendidik kita di rumah dan menyekolahkan kita untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik

B. Hak Anak di Sekolah

1. Hak Mendapatkan Pendidikan
Sekolah adalah tempat bagi setiap anak untuk belajar. Berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh sekolah dapat digunakan untuk membantu mendukung belajar anak. Sekolah kewajiban memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa-siswanya.

2. Hak Mendapatkan Kasih Sayang
Di sekolah anak-anak berhak mendapatkan kasih sayang dari guru sebagai pendidik mereka. Dengan suasana yang penuh kasih sayang proses belajar mengajar akan lebih menyenangkan dan anak dapat belajar dengan lebih maksimal. Kasih sayang yang diberikan guru juga akan menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa saling mencintai di antara siswa-siswa di sekolah.

3. Hak Mendapatkan Perlindungan
Dapatkan perlindungan berupa rasa aman dan nyaman saat belajar di sekolah juga hak dari setiap anak. Di sekolah, tidak boleh ada anak yang merasa terganggu atau terancam oleh anak lainnya. Sekolah berkewajiban menciptakan suasana yang aman dan menyenangkan agar setiap siswa dapat belajar dengan tenang.

C. Kewajiban Anak di Rumah

1. Kewajiban
Anak memiliki hak untuk bermain, tetapi ia juga tidak boleh melupakan kewajibannya untuk belajar. Belajar sangat penting bagi anak agar dapat menjadi anak yang memiliki kemampuan dan pengetahuan sebagai bekal hidupnya kelak.

Belajar juga mendidik anak menjadi manusia yang berakhlak mulia yang sesuai dengan harapan agama dan masyarakat.

2. Membantu Membantu Orang Tua
Setiap orang tua tentu sangat menyayangi anak-anaknya. Orang tua bekerja keras mencari nafkah, melindungi, dan dan mendidik anak-anak agar kelak menjadi anak yang mandiri dan berguna. Oleh karena itu, setiap anak berkewajiban membantu orang tua di rumah sesuai dengan kemampuannya.


D. Kewajiban Anak di Sekolah

1. Mematuhi Tata Tertib Sekolah
Setiap sekolah memiliki tata tertib agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Setiap warga sekolah, termasuk siswa wajib mengikuti semua tata tertib yang dikeluarkan sekolah. Contoh tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa adalah menggunakan seragam yang lengkap dan tidak terlambat datang ke sekolah.

2. Menghormati dan Mematuhi Nasehat Guru
Guru adalah orang yang telah mendidik siswa dengan penuh kasih sayang. Guru juga telah mendidik siswa dengan segala ilmu yang dibutuhkan agar kelak menjadi orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian. Oleh karena itu, siswa harus selalu menghormati dan menaati guru sebagai orang tua siswa di sekolah.


3. Menjaga Kebersihan Sekolah

Menjaga kebersihan sekolah adalah kewajiban setiap warga sekolah, termasuk siswa-siswanya. Keadaan sekolah yang terjaga kebersihannya akan membuat suasana belajar menjadi nyaman. kebiasaan baik menjaga kebersihan sekolah juga akan menumbuhkan kesadaran pada diri siswa untuk menjaga kebersihan di mana pun mereka berada.

E. Hak dan Kewajiban Anak di Masyarakat

Anak merupakan bagian dari warga masyarakat. Oleh karena itu, anak juga memiliki hak dan kewajiban di lingkungan masyarakat. Anak berhak mengembangkan kemampuannya di masyarakat, baik dalam bentuk hobi atau kegemaran ataupun kemampuan bersosialisai. Lingkungan masyarakat juga berkewajiban memberikan fasilitas yang memadai bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.

TEMA 3 BAHASA INDONESIA

3.3 Menggali informasi dari seorang tokoh melalui wawancara menggunakan daftar pertanyaan.

Sebelum melakukan Wawancara

1. Buat janji dan minta kesediaan narasumber untuk diwawancarai.
2. Perankan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu.
3. Berpakaian dengan sopan.
4. Berbicara dan sopan.
5. Daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok permasalahan.
6. Pertanyaan yang baik mengandung unsur ADIK SIMBA (Apa, Di mana,
Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana).
7. Berlatih agar tidak selalu membaca pertanyaan yang telah disusun.

Ketika Sedang Melakukan Wawancara

1. Perkenalkan diri sebelum wawancara.
2. Sampaikan tujuan wawancara.
3. Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan.
4. Cairkan suasana dengan menanyakan tentang kegemaran tokoh. Jika suasana sudah cair, baru hubungkan dengan masalah yang menjadi topik wawancara.
5. Nama Narasumber secara lengkap.
6. Bawa buku catatan, alat tulis, atau alat perekam saat melakukan wawancara.
7. pendapat dan informasi dari narasumber secara saksama.
8. ucapan narasumber agar keterangan tidak terputus.
9. minta jawaban dari narasumber.
10. Masalah yang berbelit-belit.
11. Petunjuk Hormati narasumber.
12. masalah yang terkait dan menyudutkan narasumber.
13. Mampu mengambil kesimpulan dan tidak semua jawaban yang dicatat
Setelah melakukan Wawancara
1. Mohon diri.
2. Ucapkan terima kasih.
3. Sampaikan permintaan maaf jika selama wawancara ada hal yang
kurang berkenan.



TEMA 3 IPA

3.1 Menganalisis hubungan antara bentuk dan fungsi bagian tubuh pada hewan dan tumbuhan.
3,8 pentingnya upaya menjaga dan melestarikan sumber daya alam di lingkungannya.

Bagian-Bagian Tumbuh Tubuhan dan Fungsinya

Bentuk tumbuhan beraneka ragam, tetapi secara umum tumbuhan memiliki bagian-bagian tubuh yang sama, yaitu akar, batang, daun, bunga, dan buah.

1. Akar

Akar adalah bagian tumbuhan yang menghubungkan bagian tubuh tanaman dengan tanah atau media tempat tanaman tersebut tumbuh. Akar umumnya tumbuh di bawah tanah searah dengan gaya gravitasi bumi.

A. Bagian-Bagian Akar

Secara umum akar terdiri atas akar utama, cabang akar, dan rambut akar. Akar utama adalah bagian akar yang cukup besar, berbentuk mengerucut dan tumbuh lurus menembus tanah. Pada akar utama, tumbuh cabang akar dan rambut akar. Akar utama, Rambut akar, Cabang akar, Ujung akar

B. Jenis-Jenis Akar

Akar dapat digolongkan ke dalam dua jenis, yaitu akar serabut dan akar tunggang. Akar serabut berbentuk serabut kecil-kecil. Akar serabut tidak memiliki akar utama sehingga ukuran akar yang satu dengan yang lainnya relatif sama. Tanaman yang memiliki akar serabut umumnya merupakan golongan monokotil (biji berkeping satu). Contoh tanaman yang akar akar adalah padi, pohon kelapa, dan rumput-rumputan. Sementara itu, akar tunggang terdiri dari satu akar induk berukuran cukup besar. Pada bagian akar induk, tumbuh akar-akar cabang dengan ukuran yang lebih kecil. Tanaman yang memiliki akar tunggang umumnya merupakan golongan dikotil (biji berkeping dua). Contoh tanaman yang berakar tunggang adalah pohon mangga, jambu, dan jeruk. Akar serabut Akar tunggang Selain akar serabut dan akar tunggang, terdapat beberapa jenis akar khusus, yaitu akar tunjang (pandan), akar gantung (beringin), akar hisap (benalu), akar lekat (sirih), dan umbi akar (singkong).

C. Fungsi Akar

Akar merupakan bagian tumbuhan yang sangat penting. keberadaan akar pada tumbuhan sangat menentukan kehidupan tumbuhan. Fungsi akar bagi tumbuhan antara lain,
1. Menunjang berdirinya tumbuhan
2. Menyerap air dan mineral-mineral dari dalam tanah
3. Tempat menyimpan cadangan makanan (untuk beberapa jenis tanaman tertentu, misalnya singkong) Pada tanaman singkong, akar berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan.

2. Batang

Batang adalah bagian tanaman yang menempel pada akar dan berada di atas permukaan tanah. Arah pertumbuhan yang berlawanan dengan akar. Umumnya batang tumbuh mengikuti arah sinar matahari. Batang merupakan bagian tanaman tempat keluar dan menempelkannya bagian daun, bunga, dan buah. Beberapa jenis tanaman memiliki batang yang bercabang dan beberapa jenis lainnya tidak. Beberapa jenis tanaman juga memiliki batang yang berkayu dan beberapa jenis tanaman lainnya tidak.
A. Bagian-Bagian Batang
Batang tanaman berkayu, memilih bagian yang disebut saluran tapis yang mengangkut makanan hasil fotosistesis dari semua bagian tumbuhan. Di bagian dalam pembuluh tapis, pada tanaman di atas terdapat lapisan kambium. Di bagian dalam lapisan kambium, terdapat jaringan kayu yang berguna untuk mengangkut udara dan mineral yang diserap oleh akar menuju daun. Batang yang berkambium pada umumnya akan membentuk lingkaran tahun. Lingkaran tahun pada batang tumbuhan berkambium

B. Jenis-Jenis Batang

Berdasarkan kambiumnya, terdapat batang yang berkambium dan batang yang tidak berkambium. Contoh tanaman yang memiliki batang berkambium adalah mangga. Sementara itu, contoh tanaman yang batangnya tidak berkambium adalah kelapa. Batang tanaman dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu batang berkayu seperti pada jambu, batang basah seperti pada bayam, dan batang rumput seperti pada padi.

C. Fungsi Batang

Fungsi batang bagi tumbuhan, antara lain seperti berikut.
1. Sebagai penyokong tubuh tumbuhan.
2. Sebagai tempat tumbuhnya daun, bunga, dan buah.
3. Mengangkut udara dan mineral yang diserap oleh akar ke daun.
4. Menyebarkan makanan dari daun ke semua bagian tumbuhan.
5. Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan (untuk beberapa jenis tanaman tertentu, misalnya tebu).

3. Daun

Daun adalah bagian dari tumbuhan yang bekerja memasak makanan dan pada umumnya memberikan warna hijau yang dominan pada tumbuhan. Daun tumbuh dan menempel pada bagian batang pohon.

A. Bagian-Bagian Daun

Pada tanaman yang memiliki daun lengkap, daun terdiri dari pelepah daun, tangkai daun, dan helai daun. Contoh daun yang merupakan daun lengkap adalah daun pisang. Terdapat pula tanaman yang memiliki daun tidak lengkap, yaitu hanya memiliki tangkai daun dan helai daun saja. Contoh daun yang merupakan daun tidak lengkap adalah daun jeruk.

B. Jenis-Jenis Daun

Bagian-bagian daun helai daun daun pelepah daun Berdasarkan bentuk tulang daunnya, daun dibedakan menjadi daun bertulang belakang menyirip, menjari, melengkung, dan sejajar. Contoh daun menyirip adalah daun mangga. Contoh daun menjari adalah daun pepaya. Contoh daun melengkung adalah daun sirih. Contoh daun sejajar adalah daun jagung. dibedakan berdasarkan bentuk pertulang daunnya, daun juga dibedakan berdasarkan jumlah helai daun pada setiap tangkainya, yaitu daun tunggal dan majemuk. Daun tunggal adalah daun yang ditemukan satu helai dalam setiap tangkainya, contohnya daun jambu. Daun majemuk adalah daun yang terdiri dari beberapa helai dalam setiap tangkainya, contohnya daun putri malu.

C. Fungsi Daun

Fungsi utama daun pada tumbuhan adalah sebagai tempat membuat makanan atau tempat terjadinya proses fotosintesis. Selain itu, daun juga berguna sebagai tempat penguapan udara dan sebagai alat pernapasan pada tumbuhan. Fungsi utama daun adalah sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis Oksigen Energi cahaya Karbon dioksida Air.

4. Buah

Buah adalah bagian tumbuhan yang merupakan perkembangan dari bunga. Buah terdiri dari kulit buah, daging buah, dan biji. Biji buah bekerja sebagai bakal tumbuhan baru, sedangkan daging buah merupakan tempat menyimpan cadangan makanan. Buah yang berwarna mencolok akan menarik perhatian hewan sehingga membantu proses penyebaran biji. Biji buah bekerja sebagai bakal tanaman baru.
Karakteristik Hewan

 Cicak

Apakah kamu pernah mengamati cicak di dinding rumahmu? Kenapa cicak tersebut bias di dinding? Bagaimana cicak tersebut menangkap mangsanya?
Cicak memiliki alas kaki pada telapak kaki, sehingga dapat di dinding atau langitlangit
rumah. Cicak juga memiliki lidah yang panjang dan lengket, sehingga dapat menangkap serangga. Cicak memiliki ukuran rata-rata 7 hingga 10 cm. Cicak dapat memutuskan ekornya untuk melindungi diri. Terdapat beberapa jenis cicak, yaitu cicak rumah, cicak pohon hijau, dan tokek. Cicak pohon hijau dan tokek
memiliki ukuran yang lebih besar dari cicak rumah.

Kelelawar

Kelelawar hidup di tempat yang gelap, seperti di atap rumah dan gua. Kelelawar mengeluarkan suara dengan frekuensi tinggi. Selain itu, kelelawar juga memiliki pendengaran yang baik dan peka menerima bunyi yang jelas. Kelelawar mampu mendeteksi benda-benda di sekitarnya dengan bunyi-bunyian tersebut.
Kelelawar adalah hewan nokturnal karena melakukan kegiatan di malam hari. Ada dua jenis kelelawar, yaitu
kelelawar pemakan buah dan kelelawar pemakan serangga. 115

Bunglon

Bunglon dapat mengubah warna kulitnya sesuai dengan warna benda yang ada di sekitarnya, ketika berada di atas daun yang berwarna hijau, maka warna bisa berubah menjadi hijau. Ketika berada di batang pohon yang berwarna cokelat, maka warna bisa berubah menjadi cokelat. Bunglon mengubah warna kulitnya untuk melindungi diri. Bunglon memiliki lidah yang panjang melebihi ukuran tubuhnya.


Kita sebagai warga Indonesia patut berbagga karena negeri tercinta ini memiliki keindahan alam dan budaya yang sangat mempesona. Tapi banyak dari pemuda indonesia yang enggan memandang budaya indonesia sebagai budaya kuno. Mereka menganggap di era globalsasi seperti ini budaya indonesia terkesan ketinggalan zaman, karena tidak mengikuti perkembangan zaman.

Sumber daya alam adalah sesutu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup lebih sejahtera yang ada di lingkungan sekitar kita. Sumber daya alam terdapat dimana saja seperti di dalam tanah, udara, permukaan tanah, udara dan lain sebagainya contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan hewan, dan banyak lagi lainnya.

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang ada secara alami dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Beberapa kegiatan manusia yang berpengaruh negatif terhadap sumber daya alam, antara lain:

Ladang berpindah
perburan
penangkapan ikan dengan cara yang tidak tepat
Penebangan
pembukaan hutan

kegiatan lainnya yang merusak hutan.
Seiring berjalannya waktu, jumlah penduduk yang terus bertambah. Jumlah penduduk yang semakin banyak mengakibatkan kebutuhan hidup manusia bertambah besar. Misalnya kebutuhan makan, pakaian, perumahan dan kendaraan. Usaha pemenuhan kebutuhan manusia menuntut perkembangan teknologi yang semakin maju. Oleh karena itu perlu ada pelestarian sumber daya alam, adapun usaha untuk usaha tersebut di antaranya sebagai berikut :

Penanaman kembali hutan yang gundul
Menjaga kebersihan lingkungan
Membuat terasering pada pertanian di pegunungan
Membatasi pengambilan sumber daya alam yang berlebihan.

Pelestarian adalah suatu proses atau teknik yang didasarkan pada kebutuhan individu itu sendiri. Kita perlu memastikan sumber daya alam baik sumber daya alam yang dapat diterapkan maupun yang tidak dapat diaktifkan. Jika kita memiliki sumber daya alam, maka kita dapat menghemat sumber daya alam tersebut untuk masa sekarang dan sebagai cadangan untuk masa mendatang. Keruskan lingkungan dan sumber daya besar dilakukan oleh manusia yang tidak bijaksana sebagian besar dalam memanfaatkannya yang akhirnya menyababkan kerugian bagi makhluk hidup.

TEMA 3 IPS

3.1 3.1 ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat.
Pada dasarnya karakteristik kenampakan alam dibagi menjadi 2 bagian yaitu kenampakan alam wilayah daratan dan kenampakan alam wilayah perairan.

1. Kenampakan Alam Wilayah Daratan

Wilayah daratan adalah bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat. Kenampakan alam yang termasuk wilayah daratan adalah sebagai berikut:

A. Dataran Rendah

Dataran Low adalah wilayah datar yang memiliki ketinggian 0 – 200 m di atas permukaan laut. Pada peta, dataran rendah biasanya digambarkan dengan warna hijau. Dataran rendah dimanfaatkan untuk pemukiman, industri dan pertanian. Ibu kota provinsi di Indonesia hampir semuanya berada di dataran rendah dan dekat dengan laut. Seperti kota Jakarta, Surabaya dan Pontianak. Manfaat dataran rendah sebagian besar untuk lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan kelapa, padi, palawija dan tebu.

B. Dataran tinggi

Dataran Tinggi adalah wilayah daratan luas yang terletak pada ketinggian di atas 200 meter dari permukaan air laut. Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato. Pada peta, dataran tinggi biasanya digambarkan dengan warna coklat. Contoh dataran tinggi di Indonesia adalah Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Dataran Tinggi Alas (Aceh), Dataran Tinggi Bone (Sulawesi Selatan). Dataran tinggi sangat cocok untuk kegiatan wisata dan perkebunan. Tanaman yang cocok untuk perkebunan antara lain teh, cengkeh, kopi, sayuran dan buah-buahan, bunga dan kina. Bisakah kamu menyebutkan contoh
sayuran dan buah-buahan dari dataran tinggi?

C. pantai

Pantai adalah wilayah perbatasan antara daratan dan laut. Pantai ada yang landai ada yang terjal. Pantai banyak yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Contohnya adalah Pantai Carita (Banten), Pantai Senggigi (NTB), Pantai Ancol (DKI Jakarta), dan Pantai Kasih (Aceh). Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai sepanjang 81.000 kilometer. Pantai landai banyak dimanfaatkan antara lain:
– untuk perikanan dan tambak, hasilnya udang dan bandeng. Contohnya Pantai Utara Jawa,
– untuk rekreasi dan olahraga atau objek wisata, contohnya Pantai Parangtritis di Yogyakarta dan Pantai Kuta di Bali
– untuk tambatan perahu-perahu nelayan, contohnya pantai Pacitan di Jawa Timur dan pantai Ayah di Jawa Tengah.
– untuk pembuatan garam

Pantai terjal atau curam biasanya terdapat goa-goa yang merupakan burung walet. Sarang burung walet diambil oleh penduduk sekitar dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau obat-obatan. Pantai Karangbolong di Jawa Tengah banyak terdapat goa yang merupakan burung walet.

D. Gunung

Gunung adalah bagian bumi yang menonjol dengan ketinggian puncaknya di atas 600 m. Gunung dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1) Gunung berapi
Gunung berapi terbentuk oleh lapisan material yang keluar dari perut bumi. Gunung berapi yang masih hidup atau gejala yang muncul adalah ledakan atau ledakan. Kegiatan gunung berapi aktivitas oleh Jawatan Geologi. Jawatan ini memiliki alat pencatat gempa bumi yang disebut seismograf. Beberapa bentuk gunung api, yaitu : gunung api kerucut (strato), gunung api Landai (Maar) dan gunung api Perisai (tameng). Bentuk ini dipengaruhi oleh letak dapur magma dan sifat magma yang keluar dari perut bumi.

2) Gunung tidak berapi

Gunung tidak berapi merupa-kan gunung yang sudah tidak aktif lagi. Gunung tidak berapi sangat kecil kemungkinan untuk meletus. Gunung tidak berapi sering juga disebut gunung mati. Contoh gunung tidak adalah Gunung Muria (Jawa Tengah), Gunung Tambora (NTB), dan Gunung Melawan (Kalimantan Tengah).

Gunung terdiri dari tiga bagian. Yaitu puncak, lereng dan kaki gunung. Tanah yang berada di sekitar gunung sangat pinggiran. Kenapa bisa demikian? Karena mengandung fosfor dan silika yang berasal dari letusan gunung. Hal ini menyebabkan lereng dan kaki gunung banyak ditumbuhi pohon-pohon yang lebat dan cocok untuk kegiatan perkebunan. Gunung memiliki berbagai macam manfaat, antara lain:

1. gunung dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi.
2. material letusan gunung api dalam waktu lama dapat menyuburkan tanah, pasirnya dapat untuk bahan bangunan
3. gunung sebagai pengatur iklim dan penyimpan udara.
4. keluarnya magma menyebabkan terangkatnya barang tambang ke muka bumi.

e. Pegunungan

Pegunungan adalah rang-kaian gunung yang menyambung menyambung satu sama lain. Pe-gunungan juga sering dimanfaatkan untuk tempat wisata. Selain karena udaranya yang sejuk juga karena pemandangan di pegunungan sangat indah. Contoh Pegunungan di Indonesia adalah Pegunungan Kendeng (Jawa Tengah), Pegunungan Sibolangit (Aceh), Pegunungan Bukit Barisan (Bengkulu-Jambi), dan Pegunungan Jayawijaya (Papua).

Manfaat pegunungan antara lain:
– untuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri,
– sebagai tempat peristirahatan, camping dan wisata alam, serta
– tempat tumbuh hutan sebagai perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

2. Kenampakan Alam Wilayah Perairan
Wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang tergenangi udara. Kenampakan alam yang termasuk wilayah perairan adalah sebagai berikut:

A. Sungai

Sungai adalah aliran air yang panjang yang berasal dari mata air dan bermuara atau berakhir di laut. Manfaat sungai bagi masyarakat sekitar antara lain:
– untuk irigasi mengairi sawah,
– tempat memelihara ikan dengan menggunakan keramba,
– sebagai prasarana transportasi dan perdagangan /pasar terapung,
– dapat untuk pembangkit listrik.

B. Danau

Danau adalah daratan yang cekung dan terisi oleh udara. Pada umumnya air danau relatif luas. Berdasarkan cara terbentuknya ada dua macam, yaitu danau buatan dan danau alam. Danau buatan adalah danau yang dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan sering disebut waduk.
Danau alam adalah danau yang terbentuk oleh peristiwa alam, antara lain karena letusan gunung api, gerakan kulit bumi, dan pelarutan batuan kapur oleh air hujan. Danau yang berukuran relatif kecil disebut telaga, rawa, atau paya- paya.

Manfaat danau atau waduk antara lain:

– menampung air hujan sehingga bisa mengurangi banjir,
– pengairan sawah dan industri,
– tempat memelihara dan penangkapan ikan, dan
– untuk olahraga air dan rekreasi.

C. laut

Laut adalah tempat air yang sangat luas dan dalam. Kedalamannya mencapai 1.000 meter atau lebih. Sedangkan kedalaman laut tepi antara 0 meter sampai 200 meter. Air laut rasanya asin karena mengandung garam.
Di dalam laut terdapat banyak kehidupan, antara lain tumbuhan laut, kerang, dan berjenis-jenis ikan. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luas daratannya. Dua per tiga (2/3) wilayah Indonesia berupa laut 
berupa laut atau perairan. Laut di Indonesia antara lain Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Flores, Laut Banda, Laut Buru, Laut Seram, dan sebagainya.Manfaat laut bagi kehidupan manusia sangat banyak, antara lain:
– laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim,
– air laut diolah menjadi garam, contohnya di Sumenep Madura,
– dari dalam laut kita memperoleh berjenis-jenis ikan, kerang, dan rumput laut yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan, serta
– laut juga dimanfaatkan untuk olahraga udara, jalur transportasi, dan lain sebagainya.

SOAL PENGAYAAN TEMA 3

Muatan Pelajaran : PPKn
1. Salah satu hak kita terhadap tumbuhan adalah ....
a. melakukan reboisasi
b. menyirami tanaman
c. memberi pupuk pada tanaman
d. memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan makanan

2. Salah satu tanggung jawab manusia terhadap lingkungan adalah ....
a. tidak membuang sampah sembarangan
b. mengeksploitasi alam
c. mengolah sumber daya alam
d. menebang pohon

3. Sikap kita ketika melihat teman merusak tanaman adalah ....
a. mendukungnya
b. ikut merusak tanaman
c. menegurnya
d. membiarkannya

4. Melestarikan sumber daya alam merupakan tugas ....
a. pecinta lingkungan
b. pramuka
c. pemerintah
d. semua masyarakat

5. Membuang sampah pada tempatnya merupakan contoh wujud kewajiban terhadap ....
a. orang tua
b. guru
c. lingkungan
d. teman

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia
6. Orang yang menjadi informasi dalam wawancara disebut ....
a. penulis
b. narasumber
c. wartawan
d. reporter

7. Cara memperoleh informasi dengan cara tanya jawab disebut ....
a. negosiasi
b. wawancara
c. kolaborasi
d. dialog

8. Laporan yang disusun setelah melakukan wawancara disebut ....
a. laporan hasil observasi
b. laporan hasil investigasi
c. laporan pertanggungjawaban
d. laporan hasil wawancara

9. Sebelum melakukan wawancara, yang harus dilakukan adalah ....
a. membuat daftar pertanyaan
b. membawa alat tulis
c. membuat judul
d. membawa peralatan untuk wawancara

10. Budi : “Maaf, Pak saya mengganggu waktu Bapak.”
Pak Joko : “Oh, tidak apa-apa Nak.”
Budi : ......................................................
Pak Joko : “Oh, boleh saja. Apa yang ingin kamu ketahui?”

Kalimat yang tepat diucapkan Budi adalah ....
a. Boleh saya tanya ke Bapak?
b. Boleh aku mewawancarai Bapak?
c. Bolehlah saya bertanya kepada Bapak?
d. Boleh kan saya tanya sedikit kepada Bapak?

Muatan Pelajaran : IPA
11. Bentuk paruh burung biasanya sesuai dengan ....
a. habitatnya
b. lingkungannya
c. jenis makanannya
d. cara berkembang biak

12. Antena pada kupu-kupu berfungsi untuk ....
a. menghisap nektar
b. berjalan
c. keseimbangan
d. terbang

13. Salah satu penyebab punahnya sebuah spesies hewan adalah ....
a. pelestarian alam
b. perburuan hewan langka
c. reboisasi
d. budi daya hewan

14. Bentuk pelestarian sumber daya alam berupa hewan konsumsi adalah melakukan ....
a. budidaya hewan
b. perburuan liar
c. memancing
d. menjala ikan

15. Perhatikan upaya-upaya berikut !
(1) Tidak membuang sampah sembarangan
(2) Mendirikan cagar alam
(3) Menanami lahan kosong di pekarangan rumah
(4) Tidak membunuh burung-burung yang ada di lingkungan rumah

Upaya yang dapat kita lakukan untuk melestarikan lingkungan adalah ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (3), dan (4)
c. (2), (3), dan (4)
d. (1), (2), dan (4)

Muatan Pelajaran : IPS
16. Daratan yang berbatasan dengan laut disebut ....
a. rawa
b. sungai
c. danau
d. pantai

17. Salah satu manfaat sungai di Kalimantan adalah digunakan sebagai ....
a. pembangkit listrik
b. pengairan sawah
c. sarana transportasi
d. pengembangbiakan bibit ikan

18. Contoh tanaman yang tumbuh di rawa adalah ....
a. bakau dan eceng gondok
b. pohon pinus dan tebu
c. tembakau dan kedelai
d. padi dan jagung

19. Perhatikan daftar tanaman-tanaman di bawah ini!
(1) Кoрі.
(2) Tebu.
(3) Teh.
(4) Kelapa sawit.
(5) Cokelat.
Berdasarkan daftar tanaman di atas, tanaman yang cocok ditanam di daerah dataran tinggi ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (3), dan (5)
c. (2), (3), dan (4)
d. (3), (4), dan (5)

20. Berikut ini yang tidak termasuk fungsi hutan adalah ....
a. menyimpan cadangan air
b. tempat hidup satwa liar
c. tempat wisata
d. pembangkit tenaga listrik

Muatan Pelajaran : SBdP
21. Salah satu pemanfaatan mozaik dari barang bekas adalah mozaik dari ....
a. biji alam
b. bungkus mie instan
c. kertas warna
d. daun pisang kering

22. Kolase termasuk dalam karya seni ....
a. tiga dimensi
b. abstrak
c. dua dimensi
d. satu dimensi

23. Menempelkan sebuah materi seperti biji-bijian atau lidi pada sebuah lukisan sebaiknya menggunakan ....
a. staples
b. paku
c. lem
d. air

24. Berikut ini yang tidak termasuk bahan alam untuk membuat karya kolase adalah ....
a. biji-bijian
b. lidi
c. daun kering
d. manik-manik

25. Bahan yang tidak dapat digunakan untuk membuat kolase adalah ....
a. kayu
b. kertas warna
c. kedelai
d. tanah liat


Mari kita akhiri kegiatan belajar di rumah hari ini dengan membaca doa sesudah belajar.

Kerjakan tugasmu dibuku latihan dan  fotokan kemudian kirimkan pada bu gurumu 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Komentar

Postingan populer dari blog ini


Rabu, 17 November 2021

RABU , 17 NOV 2021


MATERI AJAR PENGAYAAN MATEMATIKA ( Wednesday, 17th November 2021 )

       PESAN UNTUK ORANG TUA

Assalamualaikum. wr wb 

Selamat pagi, apa kabar Ayah/Bunda? Semoga Ayah/Bunda senantiasa dalam keadaan sehat. 

Ayah/Bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk mematuh protokol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 dan wabah demam berdarah. Semangat mendampingi putra putrinya di rumah sangat luar biasa. 

Pembelajaran kita masih ada yang dilaksanakan secara daring dn secara langsung walaupun hanya 50%, jadi mohon bimbingan Ayah/Bunda untuk terus mendampingi ananda dalam melakukan aktivitas pembelajaran di rumah yang daring.

Siswa yang PTM 50 % masih sesuai dengan prokes yaa😍😍😍



Materi ajar

SOAL PENGAYAAN TEMA 4


Bismillah... 

Assalamualaikum anak sholeh dan sholeha.. 

Apa kabarnya hari ini? 

Semoga semua sehat dan senantiasa diberkahi oleh Allah SWT yaa... 

Nah, sholeh sholeha jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu kita mulai lagi belajar aktif, walaupun hari ini kita masih PJJ nih...  pembelajaran kita. 

Tapi sebelum belajar, alangkah baiknya kita simak tausiyah terlebih dahulu yaa... 😊

Jika kalian sudah selesai menyimak tausiyah nya, yuk dilanjut dhuha dan Murojaah ya.... 

Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya! Jangan lupa ucapkan tolong bila minta bantuan, ucapkan maaf apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan terima kasih.


Tujuan pembelajaran

1.   Siswa mampu mengidentifikasi materi dari matematika dan mampu mengerjakan soal pengayaan.


Literasi


Dibawah ini rangkuman materi MTK dan ( soal pengayaan yang dikerjakan jawaban nya saja tetapi diberi keterangan )


RANGKUMAN MATERI MATEMATIKA

Pembelajaran MTK semester 1 



1. Pecahan


Pecahan Biasa
Pecahan biasa adalah pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pecahan jenis ini pembilangnya lebih kecil daripada penyebutnya. Bilangan yang di atas adalah pembilang dan yang di bawah adalah penyebut.

Pecahan Campuran 
Pecahan campuran merupakan pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa karena pembilangnya lebih besar dari penyebutnya.

Pecahan Desimal
Pecahan desimal merupakan pecahan yang dalam penulisannya menggunakan tanda koma.

Pecahan Persen
Pecahan persen merupakan pecahan yang menggunakan lambang % yang berarti perseratus. 5% = lima perseratus, 30% = tiga puluh perseratus, 75% = tujuh puluh lima perseratus. 

membandingkan pecahan
Membandingkan Pecahan
Metode 1: Untuk penyebut yang sama, hanya membandingkan pembilangnya.

Metode 2 Kali silang antara pembilang dan penyebut.

mengurutkan pecahan

MENGURUTKAN PECAHAN YANG PENYEBUTNYA SAMA
Urutkan pecahan berikut dari besar ke kecil : 3/8  ;  6/8  ;  5/8  ;  7/8  ;  4/8


→ mengurutkan pecahan dimana seluruh pecahan yang akan diurutkan memiliki angka penyebut (angka yang bawah)  sama
Caranya…
a) Pastikan seluruh pecahan memiliki angka penyebut (angka yang bawah) yang sama.
→Pada soal mengurutkan pecahan di atas seluruh pecahan memiliki angka penyebut yang sama, yaitu “8”.
b) Perhatikan perintah soal, mengurutkan pecahan dari yang terbesar ke yang terkecil atau mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke yang terbesar 
c) Pada soal meminta untuk mengurutkan pecahan dari yang terbesar ke yang terkecil 
→Kita tinggal mengurutkan angka pembilang (angka yang di atas) pada masing-masing pecahan, urutannya 7, 6, 5, 4, dan 3.
d) Maka kita dapatkan urutan pecahan dari yang terbesar ke yang terkecil

Cara Mengurutkan Pecahan
Menyamakan penyebut -> Mengurutkan pembilang.
Urutan pembilang = Urutan pecahan.

Menentukan Pecahan Senilai dengan Membagi atau Mengalikan Pembilang dan Penyebut dengan Bilangan yang Sama
Untuk mengetahui hubungan pecahan-pecahan yang senilai, perhatikan uraian berikut.

Menyederhanakan dengan Metode Membagi
Cara selanjutnya yang dapat anda gunakan dalam menyederhanakan bentuk pecahan ialah dengan cara membaginya terus menerus, dengan menggunakan cara ini anda sudah mempunyai alternatif cadangan yang dapat anda lakukan dalam menyelesaikan yang berkaitan dengan pecahan.
Perlu anda ketahui bahwa teknik ini dapat dilakukan saat membagi pecahan dengan angka yang sama (habis membagi)secara terus-menerus sehingga hasil akhirnya nanti ialah bilangan yang tidak dapat dibagi lagi dengan angka lain, kecuali angka satu.


pecahan penjumlahan
Penjumlahan bilangan pecahan biasa
Untuk menjumlahkan bilangan pecahan yang memiliki penyebut sama sangatlah mudah. Kalian cukup menjumlahkan angka yang ada di bagian atas atau biasa dinamakan sebagai "pembilang


pecahan pengurangan 
Cara Pengurangan Pecahan Biasa (Dasar)
Mengurangi pecahan biasa adalah dasar dari operasi pengurangan pecahan. Secara sederhana, pengurangan pecahan dapat dilakukan ketika penyebut kedua pecahan sama.

Mengurangi Pecahan Biasa Penyebut Berbeda
Mengurangi pecahan biasa berbeda penyebut dilakukan dengan menyamakan penyebut yang dikurangi

Menyamakan Penyebut
Menyamakan penyebut dapat dilakukan dengan menghitung KPK penyebut dari pecahan yang dihitung. Berdasarkan contoh dihitung KPK dari 4 dan 6. Jika sudah sama, maka langkah ini dapat dilewati

Menghitung Pecahan Senilai
Cari pecahan senilai dengan penyebut KPK-nya dari masing-masing pecahan yang dikurangi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengalikan pembilang dan penyebut sehingga diperoleh pecahan senilai yang tepat.
Tips: Bagi penyebut KPK dengan penyebut awal untuk menemukan pasangan perkalian.

Mengurangi dengan Pecahan Senilai
Saat mengurangi pecahan dengan penyebut sama, yang dikurangi hanya pembilang. Sampai di sini, pengurangan pecahan sudah selesai.

Penjumlahan pada bilangan pecahan campuran
Pecahan campuran merupakan perpaduan antara bilangan asli dan bilangan campuran. Operasi hitung pada bilangan pecahan campuran bisa dilakukan 


Pengurangan bilangan pecahan campuran
Caranya sama saja seperti pada penjumlahan pecahan campuran. Kita harus mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa terlebih dahulu. Lalu disamakan penyebutnya. Setelah dikurangkan, hasilnya disederhanakan. 

Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Desimal
Di bawah ini adalah contoh penjumlahan pecahan desimal dan pengurangan pecahan desimal. Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan desimal bisa dilakukan dengan cara bersusun, tanda koma diletakkan sejajar seperti menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat.

Perkalian Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran
Untuk perkalian pecahan, pengerjaannya lebih mudah. Perkalian pada pecahan diperoleh dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

Pembagian Pecahan Biasa dan Pecahan campuran
Untuk pembagian pecahan diperoleh dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan dari pecahan yang lain.

Perkalian Pecahan Desimal
Perkalian pecahan desimal diperoleh dengan mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.

Pembagian Pecahan Desimal
Pembagian pecahan desimal diperoleh dengan cara mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.


MERUBAH PECAHAN BIASA KE CAMPURAN DAN SEBALIKNYA.


mengubah pecahan biasa menjadi pecahan campuran maupun sebaliknya? Karena pecahan murni hanya dapat disederhanakan, maka pecahan biasa yang dapat diubah menjadi pecahan campuran adalah pecahan tidak murni.

Pecahan Tidak Murni (Biasa): Pecahan Campuran
Pembilang dibentuk menjadi kelipatan penyebut ditambahkan sisanya.


Pecahan Campuran: Pecahan Tidak Murni (Biasa)
Pembilang dibentuk dari bilangan bulat pada pecahan campuran yang dikalikan dengan penyebut, lalu ditambahkan pembilang pada pecahan campuran.

MERUBAH PECAHAN BIASA KE DESIMAL DAN SEBALIKNYA. 

Menetukan Nilai Tempat Pecahan Bentuk Desimal 


Untuk mengubah pecahan biasa menjadi bentuk pecahan desimal kita harus mengubah penyebutnya dulu menjadi 10, 100 , atau 1000. Pembilang dan penyebut harus dikalikan angka yang sama agar penyebutnya menjadi 10, 100, atau 1000. Sebelumnya, mari kita pahami dulu konsep persepuluhan, perseratusan dan perseribuan.

Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Desimal
Caranya sebagai berikut :
Jika penyebutnya 2 kalikan 5
Jika penyebutnya 5 kalikan 2
Jika penyebutnya 4 kalikan 25
Jika penyebutnya 8 kalikan 125

Desimal Menjadi Pecahan Biasa
Mengubah penyebut pecahan menjadi 10, 100, 1000, dst sesuai banyaknya angka di belakang koma seperti pada gambar berikut:
perkalian pecahan desimal


Mengubah Pecahan Biasa Menjadi PERSEN  dan sebaliknya.

Ada 2 cara mengubah pecahan biasa ke bentuk persen yaitu:

Cara pertama

Dengan mengubah penyebut menjadi 100 karena persen adalah perseratus. Kalikan pembilang dan penyebut dengan angka yang sama.

MERUBAH PERSEN MENJADI PECAHAN BIASA
Coba amati beberapa contoh di bawah ini, yang jelas jelas menunjukkan betapa mudahnya mengubah persen menjadi pecahan biasa.

pecahan pembagian
pembagian pecahan desimal
pecahan pembagian biasa dan campuran
merubah pecahan persen dan sebaliknya
pecahan desimal dan sebaliknya


PEMBULATAN BILANGAN 
Ketentuan dalam pembulatan matematika
Ada hukum tersendiri dikala kita ingin membulatkan sebuah bilangan, aturannya adalah:

Pembulatan menuju puluhan terdekat
Angka satuan yang kurang dari 5 dibulatkan ke bawah.
Angka satuan yang lebih banyak atau sama dengan 5 dibulatkan ke atas.

Pembulatan menuju ratusan terdekat
Angka puluhan yang nilainya kurang dari 50 dibulatkan ke bawah.
Angka puluhan yang nilainya lebih atau sama dengan 50 dibulatkan ke atas.

Pembulatan menuju ribuan terdekat
Angka ratusan yang nilainya kurang dari 500 dibulatkan ke bawah.
Angka ratusan yang lebih atau sama dengan 500 dibulatkan ke atas.

Pembulatan Pecahan Desimal
Dari cara pembulatan bilangan pecahan desimal di atas, maka dapat kita ketahui aturan pembulatan suatu bilangan, yaitu sebagai berikut.
1. Apabila angka yang akan dibulatkan lebih atau sama dengan 5 maka nilai angka di depannya ditambah satu (dibulatkan ke atas).
2. Apabila angka yang akan dibulatkan kurang dari 5 maka angka ini dihilangkan dan angka di depannya tetap.

Pembulatan pecahan desimal

Pembulatan Pecahan Desimal
Dari cara pembulatan bilangan pecahan desimal di atas, maka dapat kita ketahui aturan pembulatan suatu bilangan, yaitu sebagai berikut.
1. Apabila angka yang akan dibulatkan lebih atau sama dengan 5 maka nilai angka di depannya ditambah satu (dibulatkan ke atas).
2. Apabila angka yang akan dibulatkan kurang dari 5 maka angka ini dihilangkan dan angka di depannya tetap.

Tips Pembulatan
Untuk membulatkan bilangan sampai satu tempat desimal, perhatikan angka desimal yang ke-2. Adapun untuk membulatkan bilangan sampai dua tempat desimal, perhatikan angka desimal yang ke-3, begitu seterusnya.

Contoh Pembulatan yang Benar
■ Jika 0,266 dibulatkan sampai satu desimal, menjadi 0,3 (2 berubah menjadi 3, karena angka di kanannya yaitu 6 lebih atau sama dengan 5)
■ Jika 0,266 dibulatkan sampai dua desimal, menjadi 0,27 (6 berubah menjadi 7, karena angka di kanannya yaitu 6 lebih atau sama dengan 5)
■ Jika 0,725 dibulatkan sampai satu desimal, menjadi 0,7 (7 tetap, karena angka di kanannya yaitu 2 kurang dari 5).
■ Jika 0,725 dibulatkan sampai dua desimal, menjadi 0,73 (2 berubah menjadi 3, karena angka di kanannya yaitu 5 lebih atau sama dengan 5).



Penaksiran

PENAKSIRAN:
Penaksiran yaitu asumsi yang dilakukan untuk hasil dari sebuah operasi hitung. Untuk melaksanakan penaksiran, kita harus memakai aturan-aturan pembulatan sehingga risikonya dapat mendekati hasil operasi hitung yang sebenarnya. Untuk memahami konsep penaksiran dalam matematika, perhatikan teladan soal berikut ini:

Penyelesaaian:
Kita bulatkan dulu angka-angka tersebut menuju ribuan terdekat.

A. 1.334 dibulatkan menjadi 1000
   2.675 dibulatkan menjadi 3000
Maka hasil penaksirannya yaitu : 1.000 + 3.000 = 4000
Bandingkan dengan hasil sebenarnya: 1.334 + 2.675 = 4009 (mendekati)



KELIPATAN DAN FAKTOR (Kelipatan Suatu Bilangan)
Kelipatan suatu bilangan merupakan bilangan-bilangan hasil penjumlahan dengan bilangan yang sama secara terus menerus atau hasil perkalian bilangan tersebut dengan bilangan asli. Selain kelipatan, setiap bilangan juga mempunyai faktor. Faktor adalah pembagi dari suatu bilangan, yaitu bilangan-bilangan yang membagi habis bilangan tersebut.

Kelipatan dan faktor persekutuan adalah kelipatan atau faktor yang sama dari bilangan-bilangan tersebut. 
Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua bilangan adalah kelipatan persekutuan bilangan - bilangan tersebut yang nilainya paling kecil. KPK dari dua buah bilangan atau lebih adalah bilangan bukan nol (0) yang merupakan anggota terkecil dari himpunan kelipatan persekutuan bilangan-bilangan itu.

Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari beberapa bilangan merupakan faktor bersama yang terbesar dari beberapa bilangan. FPB dari dua bilangan atau lebih adalah bilangan terbesar dari faktor-faktor persekutuan bilangan-bilangan itu.

MENENTUKAN FAKTOR DAN KELIPATAN PERSEKUTUAN 

Faktor
Faktor suatu bilangan bisa diperoleh dengan menentukan bilangan-bilangan yang membagi habis bilangan tersebut.
Cara lain untuk menentukan faktor dari sebuah bilangan adalah dengan menentukan perkalian dua bilangan yang hasilnya merupakan bilangan tersebut. Dengan ketentuan, bilangan yang sama hanya ditulis satu kali.

Menentukan Kelipatan dan Faktor Persekutuan
1.    Kelipatan Persekutuan
Kelipatan Persekutuan (KP) dari dua bilangan adalah kelipatan dari dua bilangan tersebut yang sama.
Contoh:
   Kelipatan persekutuan dari 4 dan 6 adalah  . . . .
Jawab:
K4  =  4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, 36, 40, …
K6  =  6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, …
KP 4 dan 6  =  12, 24, 36, … 

Kelipatan persekutuan 2 dan 3 adalah  . . . .
Jawab:
K2  =  2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22, ...
K3  =  3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, ...
KP 2 dan 3 =6, 12 ,18, …..


Faktor Persekutuan
Faktor Persekutuan (FP) dari dua bilangan adalah faktor dari dua bilangan tersebut yang sama.


Faktor Prima
Faktor Prima adalah bilangan angka prima yang terkandung dalam faktor dari suatu bilangan.
Cara untuk mencari faktor prima dari suatu bilangan dapat dilakukan dengan menggunakan pohon faktor. Contohnya adalah sebagai berikut:

Pada gambar tersebut, disajikan proses pemfaktoran dengan menggunakan pohon faktor untuk mengetahui faktor prima dari suatu bilangan.
Pada contoh didapatkan hasil bahwa:
Angka 14 memiliki faktor prima 2 x 7
Angka 40 memiliki faktor prima 2 x 2 x 2 x 5

Cara tersebut dapat kamu lakukan pada berbagai angka lain. Langkah yang diperlukan yaitu:
Bagi angka tersebut dengan bilangan prima 2.
Jika sudah tidak bisa dibagi dengan angka 2, kamu melanjutkan dengan membagi dengan angka 3.
Jika sudah tidak bisa dibagi dengan angka 3, kamu melanjutkan dengan membagi dengan angka 5.
Dan seterusnya kamu melanjutkan membagi dengan bilangan angka prima selanjutnya, sampai angka tersebut habis dibagi.

Menentukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)

ingat  lagi materi faktor dan kelipatan  pada pembelajaran terdahulu
LINK: https://www.youtube.com/watch?v=4uL6wBNhgmw

Faktor suatu bilangan bisa diperoleh dengan menentukan bilangan-bilangan yang membagi habis bilangan tersebut.
Cara lain untuk menentukan faktor dari sebuah bilangan adalah dengan menentukan perkalian dua bilangan yang hasilnya merupakan bilangan tersebut. Dengan ketentuan, bilangan yang sama hanya ditulis satu kali.

Langkah-langkah menentukan faktor persekutuan terbesar (FPB) dari dua bilangan adalah:
Menentukan faktor dari masing-masing bilangan.
Menentukan faktor persekutuan dari dua bilangan tersebut.
Menentukan faktor persekutuan yang nilainya paling besar.


SOAL PENGAYAAN 

Soal Matematika

1.  Jika diubah menjadi bentuk persen  adalah . . .  .
50 %
40 %
30 %
20 %

2. Pecahan berikut yang tidak senilai dengan 1/2 adalah ....
a. 2/4
b. 3/6
c. 5/10
d. 5/15

3. Daerah yang diarsir pada gambar tersebut senilai dengan ....
a. 3/6
b. 5/7
c. 3/8
d. 5/8

4. Bentuk paling sederhana dari 6/18 adalah ....
a. 1/2
b. 1/3
c. 1/4
d. 1/5

5. Tuti mempunyai roti berbentuk persegi panjang. Tuti membagi rotinya menjadi 12 bagian.  3 bagian diberikan kepada Lani. Roti yang diterima Lani sama dengan . . . bagian dari keseluruhan roti.
3/12
12/3
9/12
1/12

6. Pecahan senilai dari  28/32  adalah . . .
a.  7/9                                                          c. 6/8
b.  2/3                                                          d. 7/8

7. Tanda yang tepat untuk membandingkan pecahan di bawah ini adalah . . . .
   



 a. >                         c. =
 b. <                         d. ≤

8. Bagas membelah semangka menjadi 8 bagian. Bagas kemudian memakan dua bagian semangka. Maka nilai semangka yang dimakan bagas jika ditulis dalam bentuk pecahan adalah ….
a.  1⁄2
b.  8⁄2
c.  2⁄8
d.  2⁄3

 9. 2⁄6 , …..  ,  4⁄6  , 5⁄6
Pecahan yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas agar menjadi urutan yang tepat adalah …..
a.  1⁄6
b.  2⁄6
c.  3⁄6
d.  6⁄6 

10. Dini mempunyai pita sepanjang 1⁄3 meter, Siska sepanjang 4⁄10  meter dan Rani sepanjang 3⁄4 meter. Maka dari hal tersebut dapat diketahui bahwa ….
a. Pita Dini paling panjang
b. Pita Siska yang paling pendek
c. Pita Dini lebih panjang dari pita Siska
d. Pita Rani paling panjang

11. Bentuk pecahan campuran dari  25/6   adalah . . . .
 a. 1(1/6)                                                                 c.  3(1/6)
 b.  2(1/6)                                                                 d. 4(1/6)

12. Bentuk pecahan desimal dari  2/5  adalah . . . .
 a. 2, 5                                                    c. 5,2
 b. 0,4                                                     d. 0,5

13. Bentuk persen dari   1/2   adalah . . . .
 a. 10%                 c. 50%
 b.  25%                d. 75%

14. Bentuk pecahan paling sederhana dari 24% adalah . . . .
 a. 6/25                                               c. 24/1000
 b. 2,4/100                                          d. 25/6

15. Bentuk paling sederhana dari 75⁄100 adalah ….
a. 1⁄2
b. 1⁄4
c. 2⁄3
d. 3⁄4

16. Kelipatan persekutuan 10 dan 15 adalah  . .
a.    30, 60, 90, ...                                     
b.    30, 40, 60, ...                                     
c.    30, 60, 80, ...
d.    30, 50, 90, ...

17.  Faktor persekutuan 18 dan 24 adalah  . . .
a.    1, 2, 3, 4, 6                                        
b.    1, 2, 3, 6, 9                                        
c.    1, 2, 3, 8
d.    1, 2, 3, 6

18. Resti berenang tiap 6 hari, Ria berenang tiap 9 hari, dan Rika berenang tiap 12 hari. Mereka berenang bersama-sama setiap .... hari.
a. 24
b. 28
c. 36
d. 42

19. Tika ingin membuat kalung warna-warni. Ia membeli 40 manik-manik merah dan 30 warna biru. Banyaknya kalung yang dapat dibuat Tika ada .... buah.
a. 5
b. 6
c. 10
d. 15

20. Faktorisasi prima 30 adalah.....
a. 3²
b. 3² x 5
c. 3x 2 x 5
d. 3 x 7



Mari kita akhiri kegiatan belajar di rumah hari ini dengan membaca doa sesudah belajar.

Kerjakan tugasmu dibuku latihan dan  fotokan kemudian kirimkan pada bu gurumu 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Komentar



Selasa, 16 November 2021

SELASA,16 NOV 2021


MATERI AJAR PENGAYAAN TEMA 4 ( Tuesday, 16th November 2021

      PESAN UNTUK ORANG TUA

Assalamualaikum. wr wb 

Selamat pagi, apa kabar Ayah/Bunda? Semoga Ayah/Bunda senantiasa dalam keadaan sehat. 

Ayah/Bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk mematuh protokol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 dan wabah demam berdarah. Semangat mendampingi putra putrinya di rumah sangat luar biasa. 

Pembelajaran kita masih ada yang dilaksanakan secara daring dn secara langsung walaupun hanya 50%, jadi mohon bimbingan Ayah/Bunda untuk terus mendampingi ananda dalam melakukan aktivitas pembelajaran di rumah yang daring.

Siswa yang PTM 50 % masih sesuai dengan prokes yaa😍😍😍



Materi ajar

SOAL PENGAYAAN TEMA 4


Bismillah... 

Assalamualaikum anak sholeh dan sholeha.. 

Apa kabarnya hari ini? 

Semoga semua sehat dan senantiasa diberkahi oleh Allah SWT yaa... 

Nah, sholeh sholeha jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu kita mulai lagi belajar aktif, walaupun hari ini kita masih PJJ nih...  pembelajaran kita. 

Tapi sebelum belajar, alangkah baiknya kita simak tausiyah terlebih dahulu yaa... 😊

Jika kalian sudah selesai menyimak tausiyah nya, yuk dilanjut dhuha dan Murojaah ya.... 

Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran, ya! Jangan lupa ucapkan tolong bila minta bantuan, ucapkan maaf apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan terima kasih.


Tujuan pembelajaran

1.   Siswa mampu mengidentifikasi materi dari tema 4 dan mampu mengerjakan soal pengayaan.


Literasi


Dibawah ini rangkuman materi tema 4 dan ( soal pengayaan yang dikerjakan jawaban nya saja tetapi diberi keterangan )


RANGKUMAN MATERI TEMA 4

A. Bahasa Indonesia


Kalimat Larangan: Kalimat yang digunakan untuk menyampaikan agar seseorang tidak

melakukan sesuatu. Contoh: jangan ; dilarang


Dongeng: Rangkaian cerita tidak nyata yang disampaikan secara sederhana dan

mengandung pesan moral yang baik. Contoh: Kisah Si Kancil ; Semut dan Belalang


Kalimat Ajakan: Jenis kalimat perintah yang bertujuan untuk mengajak seseorang atau

seseorang untuk melakukan sesuatu atau pergi ke suatu tempat. Contoh:

ayo ; mari


Tanda baca titik dua (:) : memberitahukan bahwa uraian setelah tanda baca ini memberi

bukti dan menjelaskan.


B. IPS


Kegiatan Ekonomi: kegiatan yang dilakukan orang untuk mendapat penghasilan dan

mencukupi kebutuhan hidup


Jenis Kegiatan Ekonomi:

  1. Kegiatan produksi: menghasilkan produk berupa barang/jasa. Orang yang melakukannya disebut produsen.

  2. Kegiatan distribusi: menyalurkan barang/jasa dari produsen ke konsumen. Orang yang melakukannya disebut distributor.

  3. Kegiatan konsumsi: memanfaatkan barang/jasa. Orang yang melakukannya disebut konsumen.

Faktor Lingkungan Memengaruhi Kegiatan Ekonomi:

  1. Di dataran rendah: petani, buruh tani, pedagang, peternak

  2. Di sekitar pantai: nelayan, petani tambak, petani garam, pengrajin

  3. Di dataran tinggi: petani sayuran/bunga/buah, peternak, pedagang

  4. Di perkotaan: pekerja jasa, karyawan, wiraswasta, pedagang, buruh pabrik

B.1. Kegiatan Produksi


Jenis Kegiatan Produksi:

  1. Menghasilkan barang: bercocok tanam, pabrik, usaha kerajinan

  2. Menghasilkan jasa: sopir, tukang cukur, dokter, guru

Tujuan Kegiatan Produksi:

  1. Menghasilkan barang/jasa

  2. Menambah nilai guna barang

  3. Memenuhi kebutuhan manusia

  4. Meningkatkan kemakmuran masyarakat

  5. Menambah keuntungan

  6. Memperluas lapangan kerja

Faktor Produksi: sesuatu yang mendorong adanya kebutuhan barang dan jasa


4 Faktor Produksi:

  1. Sumber daya alam: tanah, tambang, air laut

  2. Tenaga kerja

  3. Modal

  4. Kewirausahaan

B.2. Kegiatan Konsumsi


Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi:

  1. Selera

  2. Pendapatan

  3. Model Barang

  4. Harga

Konsumtif: perilaku berkonsumsi yang berlebihan (boros), mendahulukan keinginan

daripada kebutuhan


B.3. Kegiatan Distribusi


Faktor yang Mempengaruhi Distribusi:

  1. Kebutuhan Pasar

  2. Ketersediaan Barang

  3. Perusahaan

  4. Kebiasaan dalam membeli

  5. Akses dan jalur transportasi

Distribusi langsung: dari penjual langsung ke pembeli


Distribusi tidak langsung: melalui agen, grosir, koperasi, internet

Kegiatan distribusi membuat persediaan barang antar wilayah sesuai dengan kebutuhan dan harga menjadi stabil.


C. PPKN


Pancasila: Dasar negara Indonesia yang mengatur seluruh tatanan kehidupan bangsa dan

negara Indonesia


Lambang Negara: Garuda Pancasila dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang artinya

“berbeda-beda tetapi tetap satu”


Fakta Lambang Negara Indonesia:

  1. Dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak

  2. Diresmikan pada Sidang Kabinet RIS (Republik Indonesia Serikat) pada 11 Februari 1950

  3. Penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 43/1958

Arti dan Filosofi Garuda Pancasila:



Garuda Pancasila. (Sumber: Wikipedia Indonesia)

Garuda: Indonesia sebagai bangsa yang besar dan kuat

2. Warna emas: keagungan dan kejayaan

3. Paruh, sayap, ekor, dan cakar: kekuatan dan tenaga pembangunan

4. Jumlah bulu garuda:

- 17 buah pada sayap, melambangkan tanggal kemerdekaan

- 8 buah pada ekor, melambangkan bulan kemerdekaan

- 19 buah di bawah perisai dan 45 buah di leher, melambangkan tahun kemerdekaan

5. Kepala menengok ke kanan: bergerak ke arah kebaikan

6. Perisai: perjuangan, pertahanan, dan perlindungan

7. Warna dasar: merah artinya berani, putih artinya suci

8. Bagian tengah berwarna hitam: garis khatulistiwa

9. Cakar garuda mencengkeram pita putih: bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”, semboyan negara Indonesia yang diambil dari kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular

10. Bagian dalam perisai:

- Bintang: melambangkan sila ke-1

- Rantai: melambangkan sila ke-2

- Pohon Beringin: melambangkan sila ke-3

- Kepala Banteng: melambangkan sila ke-4

- Padi dan Kapas: melambangkan sila ke-5


Contoh Perilaku yang Sesuai Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan:


1. Di lingkungan rumah:

  • Mendidik anak-anak agar taat agama dan hukum

  • Saling mengingatkan untuk beribadah

  • Saling menghormati

  • Saling menyayangi dan melindungi

  • Orang tua memberi contoh yang baik

  • Adil kepada anak-anaknya

  • Anak berbakti kepada orang tua

  • Mengerjakan tugas bersama-sama


2. Di lingkungan sekolah: menaati tata tertib sekolah


3. Di lingkungan masyarakat: menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban lingkungan


D. SBdP


Jenis Karya Seni Rupa Berdasarkan Bentuk:

  1. Dua Dimensi: hanya bisa dilihat, merupakan bidang datar. Contoh: seni lukis, batik, sketsa, ilustrasi

  2. Tiga Dimensi: bisa dilihat dan diraba karena memiliki panjang, lebar, tinggi, dan volume. Contoh: seni kriya, bangunan, dekorasi

Beberapa Macam Bentuk Benda Tiga Dimensi:

  1. Kubistis: seperti kubus/balok. Contoh: televisi, lemari, meja, kulkas.

    1. Silindris: seperti tabung/silinder. Contoh: botol, pipa, gelas, ember, toples.

    2. Bebas/Tak Beraturan: binatang, tas, sepatu, pakaian, buah-buahan.

    Tekstur: Unsur seni rupa yang memberikan watak/karakter pada permukaan bidang yang

    dapat dilihat dan diraba.


    Fungsi Tekstur: Memberi watak tertentu yang menimbulkan nilai estetik.


    Jenis Tekstur:

    1. Alamiah: tercipta oleh alam. Contoh: tekstur pada urat, batu, kayu

    2. Buatan/tiruan: dibuat oleh manusia untuk meniru tekstur alamiah

    Gambar Dekorasi Motif Hias Nusantara: contoh karya seni rupa yang meliputi unsur seni

    proporsi dan komposisi


    E. IPA


    Sumber Daya Alam Hewani: sumber daya alam yang berasal dari hewan.


    Kegunaan Sumber Daya Alam Hewani:

    1. Sumber pangan: ikan, hewan ternak

    2. Sarana sosialisasi dan budaya: karapan sapi

    3. Dimanfaatkan tenaganya: kerbau, kuda

    4. Diambil susu dan daging: sapi, kambing

    5. Bahan kerajinan tangan

    Sumber daya alam hayati dapat diperbarui tetapi jumlahnya terbatas.


    E.1. Upaya Pelestarian Lingkungan


    Penurunan Kualitas Lingkungan:

    1. Lahan yang tergenang banjir, pasir dari gunung berapi

    2. Penggunaan lahan terlalu sering, produksi pertanian menurun

    3. Penebangan pohon secara liar

    Upaya-upaya Pelestarian Lingkungan:

    1. Tebang pilih: pohon yang ditebang berdiameter ≥ 50 cm

    2. Penanaman bibit baru

    3. Mengatur waktu penangkapan ikan

    4. Keanekaragaman bahan pangan. Contoh: pengganti nasi menggunakan jagung, ketela, kentang, dsb.

    Jenis Pelestarian Sumber Daya Alam:

    1. Pelestarian in situ: dilakukan di habitat asli. Contoh: bunga bangkai di Bengkulu, badak bercula satu di Ujung Kulon.

    2. Pelestarian ex situ: dilakukan di luar habitat asli. Contoh: kebun binatang, kebun anggrek.

    Cara lain melestarikan sumber daya alam adalah dengan teknologi daur ulang (mengolah kembali barang bekas enjadi barang yang berguna.


    E.2. Hutan dan Manfaatnya


    Fungsi Hutan:


    1. Mencegah erosi dan banjir

    2. Menghasilkan oksigen terbesar

    3. Sebagai habitat flora dan fauna

    4. Mempertahankan kesuburan tanah

    5. Mencegah pemanasan global

    6. Penyerap serta penyedia air

    Hutan gundul bisa menyebabkan bencana alam, karena itu harus dilakukan penanaman kembali hutan yang gundul (reboisasi).


    Manfaat Reboisasi:

    1. Melestarikan sumber daya alam

    2. Mengurangi pencemaran lingkungan

    3. Melestarikan hutan dan mencegah banjir serta longsor

    4. Meningkatkan jumlah sumber daya alam

    Hasil Hutan di Indonesia:

    1. Beragam flora: buah-buahan, tumbuhan obat-obatan

    2. Beragam fauna

    3. Jenis-jenis kayu: kayu meranti, kayu jati, kayu cendana, kayu akasia

    Kayu banyak dimanfaatkan untuk membuat furnitur rumah tangga, antara lain: meja, kursi, lemari.


EXERCISE PENGAYAAN
TEMA 4

1. Ayah Doni seorang pengukir, ia setiap hari bekerja untuk membuat jendela dan pintu yang mempunyai ukiran yang indah. Dilihat dari hasil pekerjaan ayah Doni, ia termasuk menghasilkan ….
a. Barang
b. Jasa
c. Kayu
d. Untung
2. Pak Rahmad adalah seorang sopir. Pagi ini ia mengangkut meja dan kursi yang dibuat para pengrajin kayu ke pasar untuk dijual. Dilihat dari pekerjaannya, maka pekerjaan Pak Rahmad termasuk menghasilkan ….
a. Barang
b. Jasa
c. Pertolongan
d. Bantuan
3. Pekerjaan yang bisa menghasilkan jasa adalah satpam, jasa yang dihasilkan berupa ….
a. Mengajarkan ilmu
b. Menghukum penjahat
c. Menjaga kedaulatan negara
d. Menjaga keamanan rumah
4. Kayu merupakan sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang pekerjaan, pekerjaan di bawah ini yang tidak menggunakan kayu sebagai bahan bakunya adalah ….
a. Pengrajin kayu
b. Tukang kayu
c. Penjaga hutan
d. Pembuat kertas
5. Hutan merupakan kawasan yang sangat bermanfaat bagi manusia, antara lain adalah sebagai ….
a. Penghasil emas dan perak
b. Pencegah terjadinya hujan lebat
c. Tempat bersembunyi para penjahat
d. Penghasil kayu untuk bahan bangunan
1. Kelestarian hutan dapat terus dijaga jika dimanfaatkan dengan cara sebagai berikut, kecuali ….
a. Melakukan tebang pilih
b. Penanaman kembali selesai penebangan
c. Menetapkan sebagai hutan lindung
d. Membakar hutan untuk mengusi hewan buas
2. Bencana yang bisa terjadi apabila hutan ditebang secara ilegal adalah ….
a. Tsunami
b. Badai besar
c. Banjir
d. Angin topan

3. Barang bekas bisa dimanfaatkan dengan cara ….
a. Dibakar
b. Dikubur
c. Didaur ulang
d. Dimasak
4. Mengolah barang bekas seperti plastik dan botol bekas bisa bermanfaat dalam ….
a. Mengurangi jumlah sampah di alam
b. Mengurangi kemungkinan kekeringan
c. Mengusir wabah penyakit
d. Mencegah terjadinya kelangkaan barang
5. Mengolah barang bekas untuk dijadikan barang yang lebih bernilai membutuhkan sifat ….
a. Keberuntungan
b. Kreatif
c. Egois
d. Disiplin

1. Rasa persatuan dan kesatuan sangat dibutuhkan oleh negara Indonesia, karena negara kita ini memiliki …..
a. Jumlah suku yang sedikit
b. Satu budaya yang seragam
c. Suku dan budaya yang sangat beraneka ragam
d. Keadaaan iklim yang berubah-ubah
2. Makna yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila antara lain adalah ….
a. Saling menghargai adalah kewajiban manusia
b. Setiap orang berhak bekerja dan berusaha
c. Setiap manusia harus bekerja keras dan berdoa
d. Persatuan akan membawa kesejahteraan
3. Contoh penerapan sila ketiga Pancasila ketika di sekolah adalah ….
a. Mau berteman dengan semua siswa
b. Menghomarti bapak dan ibu guru
c.Mengerjakan PR dengan baik
d. Berangkat sekolah tepat waktu
4. Sila ketiga pancasila mempunyai simbol ….
a. Pohon beringin
b. Mata rantai
c. Padi dan kapas
d. Kepala banteng
5. Menjaga persatuan dan kesatuan akan membuat negara kita menjadi ….
a. Kaya
b. Kuat
c. Rapuh
d. Modern
1. Segala kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup disebut dengan ..
a. sumber-sumber alam
b. sumber kekayaan alam
c. sumber kekuatan alam
d. sumber daya ala

2. Kayu yang sebagian besar digunakan sebagai bahan bangunan rumah yang berasal dari ….
A. ladang
b kebun
c. hutan
d. gunung

3. Perhatikan gambar berikut !

Contoh Soal Tema 4 Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013 Mata Pelajaran IPA Gambar 1

Sumber daya alam pada gambar di samping diolah menjadi ....
a. meja
b. pakaian
c. rumah
d. makanan

4. Nelayan dilarang menangkap ikan dengan menggunakan racun karena ....
a. udara tempat hidup ikan tersebut menjadi tercemar
b. rasa daging ikan menjadi tidak enak
c. ikan yang dimakan tetap segar
d. bentuk ikan menjadi berubah

5. Beberapa jenis kegiatan :
(1) menanam pohon,
(2) menangkap ikan menggunakan pukat harimau,
(3) menebang hutan dengan sistem tebang-tanam, dan
(4) membuka lahan hutan dengan cara membakar.
Kegiatan yang dapat merusak sumber daya alam yang ditunjukkan nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)
d. (3) dan (4)

Mari kita akhiri kegiatan belajar di rumah hari ini dengan membaca doa sesudah belajar.

Kerjakan tugasmu dibuku latihan dan  fotokan kemudian kirimkan pada bu gurumu 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Komentar