Selasa, 21 April 2020

Selasa 21 april 2020

MATERI HOME LEARNING KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 3

Assalamualiakum Anak soleh dan Solehah semuanya hari ini kita dengarkan tausiyah duu ...
tetap semangat yaaaa




MATERI AJAR

Hari/ Tanggal              Selasa, 21 April 2020
Kelas                            : I 
Tema                           : Peristiwa Alam (8)
Subtema                      : Penghujan (3)

Kalimat Pujian (Bahasa Indonesia)

Beni belum pandai berenang. Akan tetapi Beni senang bermain di kolam renang. Beni memilih kolam yang dangkal. Beni belajar berjalan di air. Beni berhasil berjalan tanpa berpegangan tangan. Beni semakin berani beraktivitas di dalam air. Udin memberi pujian untuk keberanian Beni.

Kalimat pujian adalah kalimat untuk memuji sesuatu atau seseorang. Kalimat  pujian diucapkan untuk hal-hal indah yang kita lihat. Pujian juga dapat diberikan untuk keberhasilan yang kita capai. Atau berilah pujian untuk hal-hal baik yang kita terima.
Dapatkah kalian membuat kalimat pujian seperti Udin? Ayo kita coba!

Perhatikan gambar di bawah!
Edo sedang membantu ibu membereskan tempat tidur. Buatlah kalimat pujian sesuai dengan gambardi bawah ini!



Mengukur Waktu (Matematika)

Hujan turun sepanjang hari. Pulang sekolah Beni biasa bermain bersama teman-teman. Rasanya lama sekali menunggu hujan berhenti. Ia ingin bermain bola bersama teman-teman. Ayo, kita bantu Beni mengukur lamanya waktu.

Setelah berganti pakaian, Beni mencuci tangannya. Setelah menyiapkan makanan, Ibu menyetrika pakaian. Sebentar artinya membutuhkan waktu sedikit. Lama artinya membutuhkan waktu banyak.



Manakah yang membutuhkan waktu sedikit dan yang membutuhkan waktu banyak?

Aturan Makan di Rumah (PPkn)


Anak soleh/solehah mari kita dengarkan sejenak lagu yang menceritakan aturan sebelum makan berikut ini..


Beni menceritakan pengalaman saat makan di rumah. Anggota keluarga Beni mematuhi aturan yang ada. Beni terkadang mengambil makanan terlalu banyak. Ibu mengingatkan Beni untuk mengambil secukupnya. Beni berusaha menghabiskan makanannya. Beni menjadi sangat kekenyangan.
Apa yang harus kamu lakukan agar tidak mengalami pengalaman seperti Beni?

Membuat poster

Kita sudah belajar tentang aturan saat makan di rumah. Ayo membuat poster aturan makan di rumah!
Alat dan bahan:
1.      Karton
2.      Krayon/ pensil warna/ spidol warna
3.      Gambar-gambar untuk hiasan
4.      Gunting
5.      Lem
6.      Selotip
 


Cara Membuatnya:
·         Siapkan karton dengan ukuran yang kalian inginkan.
·         Buat garis tepi 5 cm untuk sekelilingnya.
·         Mulailah menulis “Aturan Makan” sebagai judul.
·         Tulis isi aturannya.
·         Isi aturan hendaklah kesepakatan anggota keluarga.
·         Tulis dengan ukuran huruf yang besar.
·         Hiaslah sekeliling postermu dengan gambar-gambar.
·         Tempel di dinding ruang makan

Ajak semua anggota keluarga untuk mematuhi aturan tersebut


EVALUASI

Klik link dibawah ya

Latihan 1 Tema 8 subtema 3

Senin, 20 April 2020

Senin 20 april 2020

Home Learning, Tema 8 Subtema 3. Senin 20 April 2020

Assalamu'alaikum anak sholeh dan sholeha ibu guru?
Apa kabarnya nih?
Hari ini kita mulai home learning untuk minggu kelima.
Wah gak kerasa yaa sudah sebulan lebih kita belajar online.

Masih semangat kan belajar di rumahnya?


Yuk seperti biasa, sebelum belajar kita dengarkan tausiyah pagi terlebih dahulu.

Simak video berikut ini ya...



MATERI AJAR




Hari/ Tanggal              Senin, 20 April 2020
Kelas                            : I 
Tema                           : Peristiwa Alam (8)
Subtema                      : Penghujan (3)

Kalimat Pujian (Bahasa Indonesia)

Musim hujan datang. Kita bisa menikmati sejuknya udara. Hampir setiap hari turun hujan. Matahari bersembunyi di balik awan. Petani menyambut gembira datangnya musim hujan.
Tanaman dan pohon dapat tumbuh subur. Disiram oleh air hujan yang turun. Pakailah payung atau jas hujan. Agar kamu tidak kehujanan. Jaga kondisi tubuh dengan makanan bergizi. Agar kamu dapat beraktivitas dengan baik.



Hari ini hujan turun sejak pagi. Siti dan Lani tetap semangat berangkat ke sekolah. Lani memakai jas hujan saat pergi ke sekolah. Siti memakai payung saat pergi ke sekolah. Siti dan Lani terlindung dari hujan. Pohon-pohon dan tanaman terlihat segar. Pohon dan tanaman disiram air hujan. Katak bernyanyi gembira. Menyanyikan lagu datangnya hujan. Terima kasih hujan, kau membasahi bumi. Kau memberi kebahagiaan bagi semua makhluk.

Perhatikan gambar di bawah!
A


B


C


E



F


Cocokkan kalimat pujian di bawah dengan memberikan huruf pada gambar yang sesuai!
1.       
Alangkah indahnnya bunga bermekaran pada musim hujan.
2.       
Alangkah sejuknya udara siang hari saat hujan.
3.       
Pohon-pohon itu terlihat segar tersiram hujan.
4.       
Anak-anak bermain hujan dengan gembira.
5.       
Katak bernyanyi lagu turunnya hujan dengan gembira
Amati gambar di bawah ini!



Dapatkah kamu melihat perbedaannya? Manakah gambar yang menunjukkan perilaku terpuji membantu teman? Saat mendapat bantuan dari teman kita harus mengucapkan terimakasih sebagai kalimat pujian untuknya.

Aturan saat musim penghujan (PPKn)

Siti memiliki perlengkapan untuk musim hujan. Perlengkapan tersebut melindungi tubuhnya. Dapatkah kamu menyebutkan pelengkapan tersebut!

Hujan turun sepanjang hari. Hujan membuat udara terasa dingin. Saat hujan turun, Siti merasa mudah lapar. Udara dingin membuat Siti lapar. Siti menyantap makanan hangat. Makanan hangat membuat tubuh Siti terasa nyaman. Kita membutuhkan makanan agar energi dalam tubuh tercukupi. Makanan apa yang tepat disantap saat hujan turun?

aturan dalam hidup kita? Ya benar sekali, hidup kita akan jadi kacau dan berantakan.



Beginilah kira-kira jika kita menaati peraturan saat sedang makan bersama. Akan terjadi pertengkaran anta sesama teman.

Karya 3 Dimensi dengan Teknik Konstruksi (SBdP)

Teknik konstruksi yang akan kita latih adalah, menggunting, melipat, dan menempel. Kita akan membuat sebuah perahu penyelamat dengan teknik konstruksi.


Perahu Penyelamat
Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut.
1. Dua buah botol mineral bekas 500 ml
2. Selotip
3. Kertas kardus bekas (dari kotak susu atau kotak sejenisnya)
4. Krayon/pensil berwarna untuk mewarnai
5. Tusuk satai



Nah, kalian bisa mencoba membuat perahu penyelamat di rumah!
Buat, lalu foto/video kan hasilnya ya...

Jumat, 17 April 2020

Jumat 17 april 2020

MATERI HOME LEARNING KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 2 (17 APRIL 2020)

MATERI AJAR

Hari / Tanggal : Jum’at, 17 April 2020
Kelas/ Semester : 1/2
Tema : Peristiwa Alam (8)
Subtema : Kemarau (2)

Menimbang Benda dengan Satuan Tidak Baku (Bahasa Indonesia)


Udin dan teman-teman beristirahat di halaman sekolah, mereka duduk di bawah pohon  dan menikmati cuaca yang cerah pada musim kemarau. Udin menunjukkan alat ukur tidak baku yang dibuatnya, ia membuat alat ukur tersebut dari gantungan baju dan kantong plastik.  Udin mengajak teman-teman untuk bermain menimbang bersama.
Agar lebih jelas, ayo simak video berikut




Aturan Menghemat Penggunaan Air di Sekolah (PPKn)
Waktu istirahat telah selesai. Edo dan teman-teman kembali ke kelas. Cuaca di luar semakin panas. Pada musim kemarau hujan tidak turun. Persediaan air bersih semakin berkurang.
Edo dan teman-teman sedang berdiskusi. Mereka berdiskusi tentang penggunaan air bersih
di sekolah. Apa yang bisa kita lakukan di sekolah? Bagaimana menjaga penggunaan air bersih?


Edo dan teman-teman bertugas piket di sekolah. Mereka mengawasi penggunaan air bersih.
Siti dan Lani piket di tempat cuci tangan. Edo dan Beni piket di kamar mandi. Dayu dan Udin bergantian menyiram tanaman.


Ayo Mencoba!

Buatlah sebuah alat ukur tidak baku menggunakan gantungan baju seperti contoh, dan ukur 3 benda yang ada di kamarmu lalu tuliskan ke dalam tabel di bawah! (foto kegiatanmu dan kirimkan ke gurumu melalui WhatsApp)
1. Benda manakah yang paling berat? ….
2. Urutkan benda dari yang terberat! ………, ………, ……….

Catatan:

Soal Ulangan Harian Bahasa Lampung bisa dikerjakan dengan klik link Bahasa Lampung  ini
Kerjakan soal ulangan dengan hati-hati dengan didampingi orang tuamu, dan laporkan hasilnya kepada gurumu melalui aplikasi WhatsApp, Good Luck kiddos!❤

Kamis, 16 April 2020

Kamis 16 april 2020

MATERI HOME LEARNING KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 2 (16 APRIL 2020)

MATERI AJAR

Hari / Tanggal : Kamis, 16 April 2020
Kelas/ Semester : 1/2
Tema : Peristiwa Alam (8)
Subtema : Kemarau (2)

Membuat Kalimat Ajakan (Bahasa Indonesia)

Matahari bersinar terang pada musim kemarau. Musim kemarau berlangsung lama. Saluran air tidak dapat mengairi sawah, saluran air mampet oleh sampah. Akibatnya sawah menjadi kekeringan. Akhirnya seluruh warga membuat kincir air untuk memompa air dari sungai.
Menurut kalian bagaimana kalimat ajakan yang tepat untuk mengajak warga membuat kincir air aga sawah tidak kekeringan lagi?

Buatlah kalimat ajakan dari sebuah kata. Menyebut katanya, lalu menggunakannya dalam sebuah kalimat.
Contoh:
Kincir air : Ayo, kita membuat kincir air untuk memompa air dari sungai.
Sampah : mari buang sampah pada tempatnya.

Sekarang amati gambar di bawah ini!

Buatlah kalimat ajakan yang sesuai gambar di atas!
Ada 3 anak sedang menari, berarti kita buat kalimat ajakan dengan kata menari

Bisakah kamu membuat kalimat ajakan yang lain sesuai gambar di atas?

Satuan Berat Tidak Baku (Matematika)

Setelah bermain kata, Siti pun bercerita. Kemarin, Siti dan Dayu bermain menimbang benda.
Mereka menimbang menggunakan alat ukur tidak baku. Mereka menimbang menggunakan gantungan baju. Mereka melakukan seperti yang digambarkan oleh Beni.
Dayu menimbang benda dengan gantungan baju. Inilah hasil timbangannya.
Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan
1. Benda yang paling berat adalah bola bekel
2.Benda yang paling ringan adalah penghapus
3. Urutan benda dari yang paling berat adalah bola bekel, gantungan kunci, penghapus
4. Urutan benda dari yang paling ringan adalah penghapus, gantungan kunci, bola bekel

Sikap saat Musim Kemarau (PPKn)

Pada musim kemarau, setiap hari cuaca cerah. Udara terasa panas dan hujan tidak turun.
Kemarau yang panjang dapat menyebabkan kekeringan. Di beberapa tempat mengalami kesulitan air bersih. Warga bersusah payah mencari sumber air. Ada kalanya sumber air ditemukan di tengah hutan. Hal ini karena di hutan banyak tumbuh pohon. Akar-akar pohon dapat menyimpan air dalam tanah.
Itulah mengapa kita harus menjaga hutan. Bila hutan gundul maka dapat mengakibatkan banyak bencana, seperti tanah longsor dan kekeringan.
Namun bagaimana dengan warga yang hidup di kota dengan jarang pepohonan?

Perhatikan gambar berikut!

Pada gambar di atas, warga mengalami kekeringan dan mereka hanya punya 1 sumber air bersih. Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih. Menurutmu, mengapa mereka harus mangantre?
Iya benar sekali, agar semua warga kebagian air, bila tidak ada warga yang mengantre maka air akan terbuang sia-sia karena rebutan.

Ayo Berlatih!
Perhatikan tabel pengukuran yang dibuat oleh Siti dan Dayu!
Beri tanda (√) untuk pernyataan yang benar dan tanda (x) untuk pernyataan yang salah!
1. Bola bekel lebih berat daripada penghapus (………)
2. Penghapus adalah benda paling ringan (………)
3. Gantungan kunci lebih ringan daripada penghapus (………)
4. Berat 3 buah gantungan kunci sama dengan berat bola bekel (………)
5. Berat bola bekel sama dengan 3 buah penghapus (………)

Catatan:

Soal Ulangan Harian Tema 7 Subtema 4 bisa dikerjakan dengan klik link Tema 7 Subtema 4 ini
Kerjakan soal ulangan dengan hati-hati dengan didampingi orang tuamu, dan laporkan hasilnya kepada gurumu melalui aplikasi WhatsApp, Good Luck kiddos!❤

Rabu, 15 April 2020

Rabu 15 april 2020

MATERI HOME LEARNING KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 2 (15 APRIL 2020)

MATERI AJAR

Hari / Tanggal : Rabu, 15 April 2020
Kelas/ Semester : 1/2
Tema : Peristiwa Alam (8)
Subtema : Kemarau (2)

Kalimat Ajakan (Bahasa Indonesia)

Kalimat ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada seseorang untuk melakukan hal bersama-sama. Kalimat ajakan diawali dengan kata-kata yang bersifat ajakan, misalnya: ayo, mari, marilah, yuk, dsb.
Contoh: Mari, jaga kesersihan pantai.
Ayo minum air putih 7 gelas sehari.
Roni, yuk mampir dulu ke rumahku.

Cuaca saat musim kemarau sangat cerah. Saat menjelang sore hari Udin mengajak teman-teman bermain bersama. Udin bermain di sungai dekat rumah Edo. Saat musim kemarau, air sungai menjadi dangkal. Tinggi airnya sebetis Edo. Ayah Edo mengizinkan mereka bermain di sungai. Jika tidak dangkal mereka dilarang bermain sendiri.

Menurut kalian, bagaimana kalimat yang diucapkan Udin kepada teman-temannya? Dapatkah kalian menebak kalimat ajakan yang diucapkan Udin? Coba tuliskan!

Setelah menerima kalimat ajakan dari seseorang, kita juga harus memberi tanggapan terhadap kalimat ajakan tersebut.

Contoh:
Udin : Beni, ayo kita menangkap ikan di sungai yang dangkal di sebelah sana.
Beni Baiklah Udin, aku juga ingin bermain di sungai.

Tuliskan tanggapan untuk kalimat ajakan pada gambar di bawah ini!


Gerak Tari (SBdP)

Sore hari pada musim kemarau udara sangat cerah. Dayu menjemput Lani dan Siti. Dayu mengajak Lani dan Siti ke balai desa. Mereka akan menari bersama semua teman.
Mari menari tirukan gerakan burung. Menari mengikuti irama lagu. Rentangkan tanganmu bagaikan sayap burung. Ayunkan ke atas dan ke bawah. Berputarlah berkeliling seperti lingkaran. Gelengkan kepala, lalu anggukkan. Seperti burung yang mencari makan.

Kita akan menari menirukan gerakan seekor burung kutilang diiringi lagu BURUNG KUTILANG yang diciptakan oleh “Bu Sud”.


Siapkan selendangmu seakan-akan kamu memiliki sayap seperti burung!
Sebelumnya simak video lagu burung kutilang di bawah ini!


Ayo Berlatih!
 Buatlah sebuah video yang berisi gerakan tarimu diiringi lagu BURUNG KUTILANG mengikuti gerak burung kutilang! (Rekam dan kirimkan pada gurumu melalui aplikasi WhatsApp)

Catatan:

Soal Ulangan Harian Tema 7 Subtema 3 bisa dikerjakan dengan klik link Tema 7 Subtema 3 ini
Kerjakan soal ulangan dengan hati-hati dengan didampingi orang tuamu, dan laporkan hasilnya kepada gurumu melalui aplikasi WhatsApp, Good Luck kiddos!❤

Selasa, 14 April 2020

Selasa 14 april 2020

MATERI HOME LEARNING KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 2 (14 APRIL 2020)

MATERI AJAR

Hari / Tanggal : Selasa, 14 April 2020
Kelas/ Semester : 1/2
Tema : Peristiwa Alam (8)
Subtema : Kemarau (2)

Kalimat Pujian (Bahasa Indonesia)


Cuaca pada musim kemarau begitu cerah. Sinar mentari pagi begitu hangat. Lani dan teman-teman berangkat ke sekolah. Sambil berjalan, Lani melihat suasana di sekeliling. Lani melihat pemandangan alam di pagi hari. Lani kagum dengan alam yang dilihatnya. Indah sekali alam ciptaan Tuhan.
Lani kagum dengan alam yang tadi dilihatnya. Setibanya di sekolah Lani mengajak Siti membuat tulisan tentang alam. Berikut tulisan Lani dan Siti.

Kita dapat memuji sesuatu dan menuiskan ke dalam sebuah tulisan seperti puisi. Dalam tulisan tentang alam yang dibuat Lani tadi banyak terdapat kalimat pujian untuk alam yang indah. Berapa kalimat pujian yang ditulis oleh Lani? Dapatkah kamu menemukan kalimat pujian tersebut? Jika sudah menemukan lingkari seperti contoh!

Satuan Berat Tidak Baku (SBdP)

Saat istirahat tiba. Matahari bersinar dengan cerah. Beni dan teman-teman bermain di halaman sekolah. Sambil bermain, Beni menceritakan kegiatannya di rumah. Kegiatan belajar bersama ibu pada hari libur. Beni dan ibu menimbang benda yang ada di rumah.
Mereka menimbang benda dengan alat ukur tidak baku. Mereka menggunakan penggaris dan gantungan baju. Mereka juga menggunakan buku dan kelereng. Beni menggambarkan cara membuatnya di atas pasir.

Untuk membuat alat ukur seperti di atas, alat yang dibutuhkan adalah balok, penggaris kayu (1meter), 2 buah piring, dan kelereng sebagai satuan ukur.
Selain menggunakan penggaris, bisa juga menggunakan gantungan baju. Ambil gantungan baju yang ada di rumahmu.

Untuk membuat alat ukur berat seperti di atas, alat dan bahan yang digunakan adalah tali jemuran, gantungan baju, 2 buah kantong plastik, dan kelereng sebagai satuan ukur.

Kedua alat ukur dapat digunakan sebagai timbangan dengan cara meletakkan benda yang ingin kita ukur di piring/kantong plastik kemudian meletakkan sambil menghitung kelereng ke piring/kantong plastik satunya sampai penggaris/gantungan baju tersebut sejajar. Setelah itu kita dapat mengetahui berat benda tersebut dengan satuan ukur kelereng.
Perhatikan gambar di bawah ini!

Dapatkah kamu membuat alat ukurmu sendiri di rumah? Kamu bisa menimbang benda apa saja sesuai dengan keinginanmu.

Aturan saat Musim Kemarau (PPKn)

Saat musim kemarau hujan jarang sekali turun, tanah kering, air bersih susah didapat, sumur-sumur menjadi kering. Warga sekitar kesulitan mendapa air bersih. Air sumber kehidupan, makhluk hidup dapat bertahan hidup bila ada air. Jika tidak ada air, makhluk hidup bisa mati kehausan. Apa yang harus kita lakukan saat musim kemarau tiba? Ya benar sekali kita harus menghemat penggunaan air untuk bertahan hidup di musim kemarau.
Sekarang, Udin juga mau bercerita. Bercerita tentang cara menghemat air di musim kemarau. Udin menyampaikan di depan teman-temannya. Udin menunjukkan daftar aturan penggunaan air bersih.

Daftar aturan penggunaan air bersih di rumah Udin
1. Matikan keran jika sudah selesai digunakan.
2. Siramlah tanaman di waktu pagi dan sore hari.
3. Gunakan air bekas cucian baju untuk menyiram jalan yang berdebu.
4. Saat menyabuni piring, matikan dahulu keran air. Jika akan membilas, baru keran dinyalakan.

Ayo Berkreasi

Buatlah aturan-aturan menghemat air yang ada di rumahmu, ditulis yang rapi (diketik juga boleh), dihias dan diwarnai, lalu pajang di rumahmu, kemudian laporkan pada gurumu dengan mengirim foto melalui aplikasi WhatsApp! Selamat mencoba😄


Catatan:

Soal Ulangan Harian Tema 7 Subtema 2 bisa dikerjakan dengan klik link Tema 7 Subtema 2 ini
Kerjakan soal ulangan dengan hati-hati dengan didampingi orang tuamu, dan laporkan hasilnya kepada gurumu melalui aplikasi WhatsApp, Good Luck kiddos!❤